Kemendagri Pertimbangkan Tunda Pelantikan Orient Jadi Bupati – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertimbangkan opsi untuk menunda pelantikan Bupati Sabu Raijua terpilih Orient P. Riwu Kore. Hal itu menyusul standing Orient sebagai warga negara Amerika Serikat.

Kemendagri Pertimbangkan Tunda Pelantikan Orient Jadi Bupati

kemendagri-pertimbangkan-tunda-pelantikan-orient-jadi-bupati

taalo-bakernet – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik menyebutkan perihal itu tetap berwujud opsi. Namun, Kemendagri akan mengkajinya didalam saat dekat.

“Bawaslu mengusulkan kepada KPU untuk dikerjakan penundaan pelantikan. Tentunya usulan Bawaslu ini jadi bahan kepada pimpinan, kepada Bapak Menteri bahwa supaya Pak Menteri mengambil alih ketentuan yang tepat,” kata Akmal didalam jumpa pers daring di account Instagram Kemendagri, Kamis (4/2).

Dia menyebutkan Kemendagri menghormati sistem demokrasi yang udah berjalan di Sabu Raijua. Namun, Akmal memastikan ada fakta hukum yang tidak sanggup dikesampingkan.

Sehingga, Kemendagri butuh saat untuk merampungkan kasus ini. Opsi penundaan jadi perihal yang akan dipertimbangkan.

“Agar nanti ketika sistem pilkada ini selesai dan bermuara terhadap pengesahan penetapan paslon lewat ketentuan menteri didalam negeri, tidak menyebabkan kasus di sesudah itu hari,” ujarnya.

Akmal mengemukakan akhir masa jabatan Bupati Sabu Raijua jatuh terhadap 17 Februari mendatang. Kemendagri akan mempercepat pengambilan ketentuan sebelum akan tanggal itu.

Sebelumnya, standing kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih Orient P. Riwu Kore jadi polemik. Ia dinyatakan sebagai warga negara Amerika Serikat usai ditetapkan sebagai pemenang pilkada.

Padahal, salah satu syarat penting di UU Pilkada adalah setiap calon berkewarganegaraan Indonesia. Aturan itu dicantumkan terhadap pasal 7 UU Nomor 10 Tahun 2016.

Kedutaan Besar Amerika Serikat menyatakan Orient sebagai warga negara mereka lewat surat formal terhadap 1 Februari 2021.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyebut awalnya Orient berstatus WNI. Namun kemudian, Orient mempunyai paspor Amerika Serikat. Dengan kata lain, ia mempunyai kewarganegaraan AS.

Dalam Pilkada Serentak 2020, Orient-Uly meraih 48,3 prosen suara sah berdasarkan Sirekap KPU.

Mereka mengalahkan dua paslon lainnya, yakni pasangan petahana Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Uly Kale dan pasangan Takem Irianto Radja Pono-Herman Hegi Radja.

Orient dan pasangannya pun udah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua terpilih.